Untuk anak muda, desainer grafis adalah salah satu opsi karier paling populer di tahun 2023. Mungkin tidak seterkenal software engineer, tapi industri desain grafis terus berkembang dengan stabil.
Hal ini didukung dengan fleksibilitas skill desain grafis yang selalu dibutuhkan dalam seluruh lapisan bisnis. Apapun brand-nya, mereka akan selalu membutuhkan aset visual untuk memperkenalkan brand-nya. Bisa jadi poster, flyer, menu, atau media sosial.
Rata-rata pendapatan desainer grafis di Indonesia berada di sekitar Rp4.000.000 per bulan. Tetapi, desainer grafis bisa menghasilkan lebih jika mereka mengambil project sampingan dengan klein lain.
Jika kamu adalah salah satu orang yang ingin menjadi desainer grafis, kita akan belajar desain grafis sebagai pekerjaan dan bagaimana mempersiapkan cara menjadi desainer grafis.
Apa Tugas Desainer Grafis?
Mulai dari awal dulu, apa itu desain grafis? Desain grafis adalah cabang desain yang ditujukan untuk berkomunikasi secara visual dengan grafis dan tulisan melalui alat manual atau digital.
Sudah jelas kalau deskripsi pekerjaan desainer grafis adalah mendesain seluruh kebutuhan perusahaan atau bisnis. Berikut adalah list pekerjaan yang dilakukan seorang desainer grafis.
- Mengembangkan konsep untuk kebutuhan visual sesuai dengan ekspektasi dari klien
- Membuat grafis visual untuk berbagai kebutuhan komersial dan promosi baik di media digital atau media cetak
- Bekerja sama dengan copywriter untuk pembuatan desain tulisan
- Menetapkan layout agar sesuai dengan gambar dan teks di ukuran tertentu
- Memilih font yang digunakan pada brand
- Memastikan desain dapat dibaca dengan mudah, termasuk susunan teks, ukuran, dan color palette
- Menyesuaikan desain dengan ekspektasi klien
- Mengikuti perkembangan teknologi dan trend desain
Jenis-Jenis Desainer Grafis
Sesuai dengan list yang ditulis di atas, banyak yang berpikir bahwa lingkup kerja desainer grafis terlalu luas. Meskipun desain grafis meliputi logo, desain media sosial, poster, dan SEMUA kebutuhan visual, terdapat spesialis yang dikategorikan di bawah desain grafis.
Berikut adalah cabang yang lebih spesifik di bawah desainer grafis yang mungkin menarik minatmu jika ingin berfokus pada satu bidang.
-
2D/3D animator
Sederhananya, animator membuat desain yang mereka ciptakan, baik desain 2D atau 3D, menjadi hidup. Mereka membuat gerakan untuk karakter atau objek agar berinteraksi dengan lingkungannya.

Interaksi dengan lingkungan inilah yang memberikan elemen realistis dalam desain, sekaligus menciptakan ekspresi dan gestur melalui metode frame-by-frame dan dilakukan rigging untuk menghasilkan suatu kegiatan.
-
Illustrator
Desainer grafis bekerja secara keseluruhan, contohnya termasuk layout dan typography. Namun, ilustrator hanya berfokus pada menggambar sebuah desain, manual atau digital. Ilustrator biasanya menjadi pekerja lepas dengan studio mereka sendiri di rumah, dan mendapat pesanan komisi secara langsung dari klien. Illustrators are usually self-employed with their own studios at home, and are often commissioned directly by the clients.

-
Web Designer
Kalau kamu bisa coding, pertimbangkan untuk menjadi desainer website. Mereka mendesain tampilan keseluruhan website dengan aksesibilitasnya. Karena mereka berhubungan dengan website, memahami CSS, HTML, atau JavaScript akan menjadi poin tambahan.

-
UI/UX Designer
Mereka biasanya memiliki deskripsi pekerjaan yang sama dengan desainer web, tapi hanya berbeda media. Jika desainer web fokus pada tampilan website, UI/UX designer juga menangani produk lainnya seperti aplikasi.

-
Game Designer
Desain game adalah yang paling rumit, namun paling menyenangkan bagi para pecinta game. Selain mendesain karakter, interface, dan aset desain lainnya, mereka juga bertanggung jawab dengan alur cerita, sistem permainan, dan narasi.

Jadi kalau kamu punya kreativitas lebih dan senang, game design bisa jadi jalan karier yang menantang dan juga menguntungkan.
Cara Menjadi Desainer Grafis
Selain kuliah dan mendapatkan gelar, ada banyak cara untuk belajar desain grafis otodidak. Faktanya, banyak desainer grafis yang belajar sendiri. Sebelum langsung coba dan latihan, berikut adalah tips sebelum memulai karier sebagai desainer grafis.
-
Tentukan minatmu
Memilih jalan karier yang spesifik bisa membantu perkembanganmu. Coba cari tahu lebih jauh tentang jenis-jenis desainer grafis yang sudah dituliskan di atas, dan temukan satu yang sesuai dengan minatmu. Menemukan minat bisa melalui riset karier atau coba secara langsung, apapun yang sesuai denganmu.
-
Pelajari dasar-dasar desain grafis
Desain grafis memang tentang kreativitas, tapi tetap ada ilmu yang perlu dipelajari. Mempelajari dasar-dasar desain grafis seperti teori desain, teori warna, dan teori grid akan memberikanmu fondasi yang lebih pasti untuk melakukan eksplorasi desain.
Baca Juga : 2-in-1 Marketing Funnel Strategy by Stanley Tumbler
-
Tingkatkan kreativitas jadi lebih baik
Desain grafis memang perlu kreativitas dan selera yang bagus. Coba cari banyak referensi, pelajari ide dari yang lain, lakukan Amati Tiru dan Modifikasi (ATM) untuk berlatih. Apabila sudah terbiasa dengan banyaknya variasi desain, selera dan kreativitas akan berkembang sendirinya dengan kemampuanmu.
-
Latihan setiap waktu
Latihan adalah kunci. Memang membutuhkan kerja keras untuk bisa mengembangkan kemampuan, jadi pastikan kamu melakukan banyak latihan di setiap waktu yang ada.
-
Ikut workshop, kalau bisa
Belajar dengan yang ahli akan selalu bermanfaat. Kamu bisa mendapatkan kredibilitas dan pandangan baru yang bisa membawamu ke arah hal-hal baru. Plus, networking dengan desainer lainnya bisa jadi pengalaman baik!
Setelah tahu kalau tidak wajib memiliki gelar untuk menjadi seorang desainer grafis, kamu bisa belajar sekarang. Atau kalau tidak berminat tapi tetap perlu desainer, Avond Studio selalu terbuka dengan layanan desain yang impresif.