Personal Branding

Kekuatan Personal Branding: Pengaruhnya dari Marketing Sampai Politik

Kalau kamu sering dengar kalimat seperti ‘Dia sangat disukai publik’ atau ‘Dia memang ahli di topik itu’ diarahkan kepada public figure atau influencer, itu adalah hasil dari personal branding mereka yang baik.

Personal branding adalah jargon marketing dan branding yang sering didengar orang, terutama setelah maraknya fenomena influencers di internet. Di Indonesia sendiri, kata personal branding menjadi umum sejak orang mulai menyadari tentang pentingnya branding dan digital marketing.

Meskipun merupakan cabang dari branding utama, personal branding khususnya merujuk pada branding dari seseorang, berbeda dari branding biasa yang umumnya membahas sebuah perusahaan, produk, layanan, atau bisnis.

Walaupun terdapat perbedaan yang jelas, personal branding tetaplah ‘berjualan’. Kami akan membahas pentingnya personal branding yang kuat dimulai dari makna kata itu sendiri, dan bagaimana membuat personal branding.

 

Apa itu Personal Branding?

Personal branding mirip dengan membuat persona untuk diri sendiri. Jelasnya, personal branding adalah cara berperilaku dan berpenampilan yang dibuat sengaja dan terencana untuk mengarahkan persepsi publik tentang seorang individu.

Personal branding sering disamakan dengan self-branding, meski beberapa ahli berpendapat bahwa self-branding lebih menunjukkan diri sendiri apa adanya daripada membuat image yang terencana seperti personal branding.

Singkatnya, personal branding adalah sifat dan image yang diasosiasikan publik dengan seseorang. Berikut adalah beberapa contoh personal branding dari public figures agar lebih mudah untuk memahaminya.

 

    • Kim Kardashian -> trendsetter glamor yang menjadi ikon fashion dan kecantikan
    • Juna Rorimpandey, or Chef Juna -> tegas, pintar, dan menawan chef
    • Raditya Dika -> witty, creative, and unproblematic stand-up comedian

 

Dalam beberapa kasus, personal rebranding bisa dilakukan. Biasanya, ini lebih susah dari rebranding biasa karena personal branding umumnya terhubung dengan sifat seseorang, dan rebranding berarti individual tersebut perlu mengubah perilaku dan sifat mereka, khususnya di publik.

Salah satu personal branding yang sangat menonjol adalah Prabowo Subianto, calon presiden untuk pemilihan umum 2024. Sebagai orang militer, Prabowo dikenal sebagai sosok nasionalis yang tegas dengan sifat yang keras, setidaknya sampai tahun lalu.

Branding Prabowo 2019

sumber gambar : nasional.kompas.com

 

Namun di tahun 2023, Prabowo berubah drastis menjadi sosok pecinta kucing favorit paruh baya favorit masyarakat yang menggemaskan. Personal rebranding Prabowo sangat ikonik hingga banyak yang melupakan persona sebelumnya di dunia politik. 

Rebranding Prabowo Gemoy

sumber gambar : nolmeter.com

 

Membangun Karier dari Hasil Personal Branding

Setelah memahami pengertian personal branding, pertanyaan selanjutnya adalah: ‘Kenapa melakukan personal branding?’ dan ‘Apa tujuan personal branding?’.

Jawaban singkatnya adalah untuk membangun karier. Ini tidak hanya berlaku untuk public figure dan influencer, tetapi semua orang juga. Pentingnya personal branding sering dilewatkan oleh orang karena asumsi bahwa mereka tidak perlu sejauh itu membangun personal branding karena tidak bermanfaat banyak untuk mereka.

Ini adalah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan jika seseorang mempraktikan personal branding.

 

  • Membangun kredibilitas dan reliabilitas

Ketika kamu selalu menampilkan diri dengan cara yang khas, kepercayaan orang lain akan muncul. Artinya kamu dapat diandalkan dalam bidang tersebut. 

Sama seperti Kim Kardashian yang selalu dikelilingi oleh brand mewah dan hidup sosialita, publik akan mengikuti pilihan fashion dan kecantikannya, karena mereka percaya ia tidak akan menggunakan kualitas yang lebih rendah dari kelasnya.

Sedangkan untuk non-selebriti, rekan kerja dan boss tentunya akan lebih percaya pada orang yang profesional daripada orang yang tidak bisa memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.

 

Baca Juga : Cara Branding Agency Bantu Penuhi Kebutuhan Marketing Bisnis

 

  • Membuatmu menonjol dari yang lain

Untuk mencapai sukses, perlu untuk tampil menonjol dengan satu atau dua cara, seperti melalui keterampilan atau kepribadian. 

Apapun itu, poin plus itu tidak akan berhasil kalau kamu tidak fokus untuk melabeli diri dengan kelebihanmu. Elon Musk akan sama dengan CEO lainnya kalau bukan karena inovasi luar biasa dan persona yang vokal di media sosial.

 

  • Sumber potensi tak terbatas

Ketika terlihat berbeda dan menonjol dari yang lain, maka kamu akan mendapatkan nilai kompetitif lebih dengan kemampuanmu, menjadi nilai lebih karena orang tahu akan kemampuanmu.

Jadi saat boss butuh atasan baru, kamu akan menjadi kandidat yang kuat karena mereka bisa percaya dengan kemampuanmu.

 

  • Kesempatan untuk membuat perubahan

Ini adalah salah satu alasan kenapa campaign yang dilakukan selebriti bisa lebih mungkin untuk menghasilkan sesuatu dibanding publik biasa. Ini karena selebriti telah mendapatkan fans dan followers melalui personal branding yang kuat.

Jika kamu suka membuat perubahan di lingkunganmu, personal branding wajib hukumnya. Mempengaruhi orang untuk membuat perubahan perlu pemimpin yang bisa diandalkan, dan orang tidak akan tahu kamu bisa diandalkan kalau kamu tidak menunjukkan dirimu.

 

  • Online screening bisa terjadi tiba-tiba

Ini penting bagi para pencari kerja atau sedang berusaha untuk menjual sesuatu. Dalam era digital ini, persona online bisa menentukan keputusan dari klien atau calon atasan.

 

Bagaimana Cara Membangun Personal Branding

Memulai personal branding bisa membingungkan untuk beberapa orang, karena sebenarnya, apa sih contoh personal branding diri sendiri?

Coba ikuti tips ini untuk mulai merencakana personal brandingmu.

 

  • Mulai berperilaku konsisten

Satu hal penting tentang personal branding adalah pentingnya menjadi konsisten. Jika kamu ingin image profesional, kamu perlu untuk lebih percaya diri. 

Tampilkan dirimu sebagai seorang ahli yang berwawasan dalam diskusi, namun tetap sopan dengan opini diri sendiri orang lain.

 

  • Berpakaian sesuai personamu

Jika fashion diva yang berani, gunakan pakaian yang berbeda dan bereksperimen. Jaket kulit, boots, statement piece, apapun itu. 

Karena seorang fashion diva tidak akan tampil biasa. Jadi, kaos sederhana dan jeans tidak akan mendukung persona fashionable yang kamu inginkan.

 

  • Lebih banyak bicara

Tampil menonjol berarti perlu lebih banyak buka suara. Seseorang akan lebih mudah terlihat jika mereka banyak membuka suara, khususnya di topik yang mereka kuasai.

Ini juga berlaku dengan opini profesional. Orang yang pintar dan terampil bisa saja tidak memiliki pengaruh sekuat orang yang sering menyampaikan pendapat mereka.

 

  • Aktif di media sosial

Halo media sosial. Ini bukan tip wajib, tapi sangat membantu. Persona online lebih mudah untuk dilihat daripada perilaku harian, jadi pastikan untuk lebih aktif di media sosial dengan pendapat, ide, karya, dan ceritamu.

 

Intinya, Personal Branding adalah Marketing untuk Diri Sendiri

Banyak CEO yang melakukan personal branding untuk meyakinkan orang membeli produk mereka. Ini merupakan langkah marketing yang bagus karena personal branding positif dari pemilik bisnis adalah media marketing yang perlu dimanfaatkan. 

Tapi kalau kamu perlu branding untuk bisnis atau perusahaan, Avond Studio adalah ahlinya untuk membuat kesan luar biasa untuk brandmu.

Table of Contents
Logo Avond - Branding Studio

Avond Studio

Ruko Rungkut Megah Raya, B-29

Kali Rungkut, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60293

Whatsapp : +6285100100567

Berita Terbaru tentang Avond Studio

Hubungi kami di WhatsApp untuk memulai perjalanan branding Anda hari ini!

Jelajahi portofolio kami yang luar biasa.

Setiap proyek dalam portofolio kami menunjukkan kemampuan kami untuk memahami visi unik klien kami dan mengubahnya menjadi kenyataan. Tim profesional kami yang berbakat berkolaborasi erat dengan setiap klien, memastikan bahwa setiap aspek proyek mencerminkan identitas merek mereka dan beresonansi dengan audiens target mereka.