Typography vs Typeface

Perbedaan Font dan Typeface: 2 Dasar Typography

Sebagai pemilik bisnis, menyampaikan pesan tidak hanya tentang menulis teks. Tentu, foto dan gambar adalah visualisasi yang baik untuk identitas brand, tapi akan kurang maksimal jika tidak diikuti dengan penggunaan teks yang baik.

Namun, teks tidak hanya berisi informasi tambahan untuk memastikan pembaca dapat memahami dengan jelas. Teks juga berfungsi sebagai efek ‘WOW’ tambahan untuk brand, serta menimbulkan perasaan yang tepat pada audiens.

Perasaan dihasilkan dari visual teks tersebut, terutama pada teks yang tidak memiliki banyak copywriting. Disney tidak akan memiliki efek menyenangkan yang sama jika hanya ditulis pada kertas biasa tanpa desain dan ornamen.

 

Disney Typography
Disney Typography

 

Kesan yang berbeda pada teks tertulis adalah hasil dari seni tipografi dari desainer grafis. Bagi yang tidak familiar dengan desain grafis, mungkin saja perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan font pada logo dan tulisan kertas.

Kesimpulan tersebut tidak sepenuhnya salah, tapi sebutan yang tepat adalah typeface, bukan font. Kebanyakan orang merujuk pada seluruh aspek desain tulisan sebagai font, tanpa menyadari kalau ada nama sendiri untuk merujuk pada desain tulisan.

Dua elemen utama dalam tipografi meliputi font dan typeface. Keduanya punya peran tersendiri dalam pembentukan huruf tipografi. Dalam tulisan ini akan dibahas kesalahpahaman umum mengenai kedua istilah tersebut, mulai dari pemahaman tentang tipografi itu sendiri.

 

Apa itu Typography?

Tipografi adalah seni membuat tulisan terlihat lebih menarik, serta memastikan keterbacaan dalam tulisan. Perlu skill khusus untuk menyusun dan memilih typeface, font, spacing, jarak, dan ukuran yang tepat agar sesuai pada ruang yang tersedia.

typography

Jadi singkatnya, tipografi adalah penampilan sebuah teks. Tipografi mendukung tone of voice dari teks sekaligus sifat personality dari brand. Berikut adalah alasan kenapa tipografi sangat penting dalam desain, dan bagaimana tipografi bisa membuat brand terlihat lebih menarik.

  • Mudah dibaca

Komposisi warna, susunan, dan desain akan mempengaruhi prinsip tipografi dalam kemampuan mata untuk dapat membaca teks. Warna kontras akan mudah dibaca, dan alur baca yang mulus akan mencegah salah paham dari informasi yang disediakan.

  • Menarik perhatian

Paragraf yang membosankan tidak akan jadi semenarik teks yang bold dan berwarna. Jika pembaca tidak tertarik untuk membaca informasi, maka komunikasi visual antara brand dan audiens akan sia-sia.

  • Memperkuat identitas brand

Jika brand yang fun menggunakan Helvetica pada logonya, akan ada kejutan untuk audiensnya. Helvetica dikenal dengan kesan yang minimalis, jadi audiens tidak akan membayangkan brand yang menyenangkan jika melihat Helvetica.

  • Visual yang tematik

Teks berwarna gelap cocok untuk tema misteri. Ini menjadi tugas desainer untuk memastikan mereka tidak akan menggunakan teks dalam warna neon pink atau kuning cerah.

 

Font vs. Typeface

Jadi pertanyaanya adalah, apa itu typeface tipografi? Atau font tipografi? Apa perbedaan font dan typeface?

Kebanyakan orang menyebut keduanya secara bergantian, atau malah hanya menyebut font untuk semua desain teks. Untuk meluruskan kesalahpahaman ini, font dan typeface adalah dua hal berbeda, dan font bukan jenis tulisan yang dipikirkan kebanyakan orang.

Difference Typeface and Font
Perbedaan Typeface dan Font (Sumber : Medium Elias Ruiz Monserrat)

Style desain keseluruhan karakter, termasuk huruf, angka, dan simbol, termasuk dalam definisi typeface. Mudahnya, style yang dikenal banyak orang seperti Times New Roman, Arial, atau Garamon, adalah contoh dari typeface.

Sedangkan font merujuk pada variasi dari typeface. Font meliputi detail atribut dari typeface, seperti ukuran dan ketebalan. Contoh font adalah bold, light, dan italic.

Jadi jika kamu ingin kesan tertentu untuk brand, yang diganti adalah typeface, bukan font.

 

Intinya

Font mungkin bukan yang dimaksud banyak orang jika mereka bilang, “Coba ganti font.” Tapi, bukan berarti hal ini selalu merujuk pada typeface. Jangan terburu-buru untuk mengganti typeface jika dirasa kurang cocok, tapi coba eksplor ukuran font dulu.

Kalau kamu tidak yakin bisa memilih typeface yang cocok untuk brand, sekaligus font yang tepat, serahkan saja pada creative agency yang menyediakan jasa desain dan logo. Di Avond Studio, membuat tipografi yang ikonik sudah jadi rutinitas sehari-hari. Jadi, coba hubungi kami, biar kami yang desain untuk bisnismu!

Table of Contents
Logo Avond - Branding Studio

Avond Studio

Ruko Rungkut Megah Raya, B-29

Kali Rungkut, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60293

Whatsapp : +6285100100567

Berita Terbaru tentang Avond Studio

Hubungi kami di WhatsApp untuk memulai perjalanan branding Anda hari ini!

Jelajahi portofolio kami yang luar biasa.

Setiap proyek dalam portofolio kami menunjukkan kemampuan kami untuk memahami visi unik klien kami dan mengubahnya menjadi kenyataan. Tim profesional kami yang berbakat berkolaborasi erat dengan setiap klien, memastikan bahwa setiap aspek proyek mencerminkan identitas merek mereka dan beresonansi dengan audiens target mereka.